Friday, 24 June 2011

Last day in Surabaya.

20 June 2011, should be my last day in Surabaya and really really unforgetable.
pagi pagi udah kebangun dan siap-siap. ketemu adam dan marcell, dan kita berangkat bersama ke petra, hari ini, bisa jadi hari yang sangat berat, harus pilih anak buat HIMAMATRA satu tahun ke depan, ada MUKER jam 1 dan janji jalan sama Roller Coaster jam 3.. My last day. OMG!

jam 9 lewat sedikit2, sdr Marcell nanya.. "Kamu ngak update Blog mu?" hmm, mw bilang apa ya? aku benar-benar kangen facebook dll nya, semenjak selesai UAS, bermalam di McD, hampir ngak megang laptop. *ouchh! Then, here I am, 24 June, with Lucky and my blog. hoho :p

jam 10 tepat, MakCo Anjel datang. Sambil menunggu Novi, kita berpindah ke T4, depan tangga menuju TU Sastiong dan mulai meributkan pemilihan anak. CV berhambur, mulai lah pertentangan yang alot dan berakhir sekitar 12.30.. Many things that I got. bahwa memperjuangkan seseorang amat sangat susah, sampai ada adegan penjaminan dengan kepala sgala, okay, we'll seem guys.

jam 12. 35 an, kami sampai di T1 atau kantin T, siap untuk berburu makan siang sebelum H-25 mins MUKER. makan yang express ya Santap, langsung aja pesen nasi daging dengan kuah kari.. sambil makan ngebut, sambil review singkat sama Anjel dan ada tragedi antara Adam n Cizz. Okay. Marcell ikut-ikut makan siang, soalnya nnti jam 3 beliau ada rapat Camp Astor. Okay, today, we still not finished with Petra.

jam 13.05. Kami sampai di T5 dan menemukan banyak wajah asing dan tidak dikenali namanya, hanya sekilas ever seen their face. merasa salah tempat dan kondisi, ditambah aku adam dan marcell anya celingak-celinguk tanpa kepastian, sedang Nyonya Anjel sudah berkeliaran menemui teman-temannya.. ditambah Adam yang lagi gusar mengenai Cizz.. Jadilah, saya dan Marcell officially ngaplo-ngaplo. singkat katam kami masuk AVT 502 setelah mengisi form pendaftaran dan mendapatkan konsumsi, dengan gagah berani duduk di barisan 2 dari depan, dan tanpa sadar tepat di bawah AC. Anjel menjalin sosialisasi dengan kawan-kawannya, Marcell bertemu dengan rekan Camp Astor nya, Adam masih menghubungi Cizz, dan saya, duduk melongo sambil berpikir, how to get out from all of this situation? Hmmm.. Acara mulai, Marcell dan Anjel kembali ke tempat masing-masing dan mulai lah, perlombaan menguap antara aku dan marcell.. Muker di mulai dengan renungan, kami semua masih full amunisi, pelan-pelan, ketika Bapak Jons mulai mengisi sesi, It seems like, all of us going sleepy. Aku sama Marcell nguap bergantian, Anjel juga, tapi frekuensi nya lebih sedikit daripada aku dan Marcell.. dan Tuan Marcell yang terhormat mulai membuat beberapa celoteh kegaduhan yang menyebabkan, kondisi tidak baik-baik saja. baris paling depan, dan cekakak cekikik, sumpah, not a right choice, but He is too funny, he and all of his jokes. Adam masuk, dan menambah kegaduhan.. *okey. Love you all 5Barriers. Jam 14. 55 an, Anjel berinisiatif untuk mengambil remote AC karena kedinginan.. Aku Marcell dan Adam memanfaatkannya untuk keluar dari AVT ini, pembicara sudah berganti, menjadi ai ai bernama bu Magda yang kelihatan tertarik dengan Marcell, sebab beliau melihat Marcell teruss hahaha.. *dasar idaman ai ai. hoho..

jam 15.00 kami bertiga terdampar di Lobby T2, dan aku menemukan Ce Sonia yang sedang menanti Ko Felix mengambil mobil di kos. secara resmi, 15.20 an, Marcell berangkat fotokopi ke Tahua, saya dan Ce Son di jemput Ko Felix.. hoho.. 

Finally, I finished a lot with Petra.. Good Bye and See You, Petra.. *cry a little...

Wednesday, 15 June 2011

kenapa bukan aku saja?

keheningan terasa di antara kita ber empat, ketika dia mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, mengenai keputusannya dan pertimbangannya. perlahan, laki-laki berbaju merah hanya mampu menghela napas panjang, laki-laki berbaju coklat yang memang sudah mendengar ceritanya hanya bisa diam, dan masih sibuk dengan Blackberry nya. awalnya, aku juga diam dan menyimak saja, sampai pada bagian laki-laki berbaju kuning mulai menyebutkan kata, 'aku titip..' air mata kecil merembes perlahan, namun itu bukan apa-apa, sampai mendadak aku ngak bisa menahan tangis ku dan terus menangis sesenggukan. 
aku merutuki, merutuki semua ini, kenapa harus seperti ini, kenapa kita ngak bisa melangkah bersama. padahal kita semua memiliki hati yang sama, satu hati yang sama, dan hati ingin melayani yang sama, kenapa kita ngak berjalan bersama? aku kesal. aku ngedongkol. benar-benar kesal.
air mata ku, terus mengalir keluar, sesaat setelah kami sepakat untuk bubar pun, masih ada air mata yang meleleh, terlebih ketika aku ketemu ce Meliv, tahu-tahu air mata merembes kaya gitu aja, tanpa bisa ditahan.. 
saat sekarang pun, ketika mengingat, semua terasa begitu perih, kenapa bukan aku saja. 
kenapa bukan aku saja yang terbuang? kenapa bukan aku saja yang pergi? kenapa harus dia? kenapa dia? aku mengenal dia dengan saat baik, dia pribadi yang menakjubkan. seharusnya dia, dia saja yang maju, bukan aku, sama sekali bukan aku. 
aku menyesal, karena ngak bisa mempertahankan dia, sekuat hati, aku ingin dia yang ada di antara kita, berbagi cerita, pengalaman dan bekerja bersama.. 
mungkin benar kata laki-laki berbaju coklat, dia menghargai keputusan laki-laki berbaju kuning dan bilang kalo jalan kita masing-masing mungkin seperti ini, tapi aku tidak seperti kebijaksanaan laki-laki berbaju coklat itu, aku sadar sepenuhnya, tidak ada keajaiban atau apapun yang bisa aku buat, tidak ada tindakan apapun yang bisa ku lakukan untuk menyelamatkan apapun.. aku juga bagian yang hanya bisa terima, namun air mata ini, ngak mau berhenti mengalir.. aku kecewa dan sedih. 
dan aku terus mempertanyakan, kenapa bukan aku saja yang terbuang? dan harus mundur.. andai ada satu saja kesempatan yang bisa ku lakukan atau ku perbaiki untuk mengembalikan dia ke sini, du antara kita semua, aku mau,  aku akan lakukan.. tapi seperti nya, aku hanya bisa diam saja.. membiarkan air mata ku terus mengalir, dan dia memilih jalannya sendiri.. semua jalan sudah tertutup. berharap pun, tidak mungkin. God has planned for us. 


Love,
sansan 5 barriers!

Friday, 3 June 2011

Delay for eight years.

pas di rombong roti bakar tadi, saya baru sadar, I have delayed my dream for eight years. Forgive me God, but I believe you still have a wonderful plan for me. I believe.

He is my friend.

Here I am, with a glass of Gooday Vanilla Latte, a big loaf of blueberry toast bread, Facebook, Dictionary, and Entrepreneurial Finance's Assignment. Then, my Windows Media Player, randomly play this song.. Then, I got blank..
Some sweet moments back to myself. The smile, my smile, his smile. The tears, my tears, his tears. The story, my story, his story and our story. I talk to myself, "It's already done, just smile, and let him go. your life more better now.." Yup. My life is more better than yesterday, but some pains still left in my heart, some tears still rolled down at night, but I'm a strong girl who keeps her stuff in line. Even when I have tears going down on my face, I always manage to say those two words; I'M FINE. Yup, this is me now.  The stongest sansan. One day, when Its not too late, and I still have a chance, I just want to let him know, that He still my precious one. He still my world, my favorite topic and my lovely thinking. Everytime I try to close my eyes, I see him in my imagination. I try to deaf my ears, I still hear his voice. I try to turned away my face, my heart still search your existence. I am tired of this feeling, but sure, The hardest part, when I always force myself to let you go, to make me realize, that You never ever be mine, and you always be hers. You have chosen her to be your world, your smile, your sunshine, your everything. 
I keep you in my heart. I bring you step by step in my life. One day, I believe that my heart will totally be cured. My heart will be the strongest one, and the day when you come back in my life, I could see your eyes, call your names, and let my heart whisper a magical wonderful word, "He is my friend.."

and now, my playlist still play the song, Kejujuran Hati by Kerispatih. ~ ~ ~

Wednesday, 1 June 2011

jadilah berkat, bukan bencana.

Manusia. memang tidak pernah benar-benar paham, mengapa mereka bisa ada dalam suatu kondisi dan keadaan tertentu yang bisa membuat mereka merasa terlalu amat sangat bahagia, atau mungkin justru membuat mereka amat sangat tertekan, sedih dan tidak sanggup melewati semua ini. Ini semua misteri, karena hanya Tuhan yang tau, dan pasti ada makna yang Tuhan ingin berikan pada setiap kehadiran dan keberadaan kita.
Kita boleh percaya, boleh tidak. Dalam hidup ini, kita bisa menjadi berkat buat orang lain, juga mungkin hanya menjadi bencana bagi orang lain.  Kita tidak bisa memilih, namun kita harus dengan tanggap menyadari posisi kita, bencana kah kita ini? ataukah berkat?
semua orang berharap, bahwa dia akan menjadi berkat bagi orang lain, namun sekali lagi, berkat atau bencana itu tergantung dari presepsi masing-masing orang, dan kita ngak pernah bisa tahu, apa anggapan orang tentang kita, termasuk apakah kita ini bencana atau berkat.
intinya teman-teman, do your best for everything aja. buat siapapun dan apapun, berusahalah untuk memberikan yang terbaik, tentu saja ngak ada yang kepengen menjadi bencana buat orang lain, so  berusahalah menunjukkan yang terbaik, memberikan segala yang kita bisa, at least, we've tried. tapi, belum tentu juga, yang terbaik dari kita, adalah berkat untuk orang lain, jadi, alangkah baiknya, kita mendewasakan diri, dan jadi lebih peka terhadap sebuah kondisi, sehingga kita mengerti dan sadar betul akan posisi kita, aku ini, berkat atau bencana buat mereka?
intinya, jadilah peka, dan sadar posisi.. just it. dan selanjutnya, lakukan apa yang seharusnya kamu lakukan, sesuai dengan posisi mu, jika memungkinkan, teruslah menjadi berkat..

Saturday, 14 May 2011

sansan yang sekarang.

sansan semester 1. 
kupu kupu. orang-orang sibuk ikut MCL, rapat-rapat, dan aku, kuliah pulang, kuliah pulang, kalo ngak sibuk aja jalan sama yon dan cris. masa bodoh dengan HIMA dan sebagainya. apa sih. kosentrasi ku, bukan di semua itu, dan aku pasti ndak dapat bagian di situ. case closed. 

sansan semseter 2. 
ya mulai semi kupu kura. gara-gara ada Manskill dan persiapan buat jualan di PTC, mau ngak mau karena sebagai CEO ya berlaku sebagai CEO. ditunjuk sebagai BPH di seminar gabungan, ya berlaku sebagai BPH, tapi sama sekali ngak menduga kalau itu adalah langkah awal yang sempurna buat sansan yang hari ini. sempat gabung di kepanitia an Bakti Sosial.

sansan semseter 3.
mendekati kura kura. diajak adam untuk jadi panitia LCP MCL sebagai anak acara, eh gak taunya di tinggal, dy jadi BPH, dan aku berjuang di acara. pengalaman MC pertama kali. dan trus diajak paksa buat ikut jadi panitia camp, jadilah anak acara camp, dan beneran dipilih juga. tahan banting sana sini, merasakan benar-benar dibawah tekanan, mengejar deadline sendiri, menghadapi tekanan dari sana sini dan bagaimana memposisikan diri dalam kondisi, "aku baik-baik aja kok" sumpah, wonderful luar biasa, ketika akhirnya kepanitia an berakhir, air mata meleleh ngak karuan. pembelajar an bukan sekedar pembelajar an dan pengalaman bukan sekedar pengalaman, benar-benar luar biasa ngak karuan. terimakasih camp jur, karena kalian, sansan yang sekarang ada. 

sansan semester 4. 
hampir kura kura. berkontribusi di kepanitia an untuk studi ekskursi internasional ke China. sudah tidak hanya berstatus anak, tapi seorang koor. setelah itu hampir menganggur sebelum akhirnya ada tawaran untuk menjadi Panpel dan juga fungsionaris HIMA periode akan datang. dan setelah semester sudah mau berakhir, ada banyak kejadian cukup menggemparkan yang terjadi, mulai dari faktor-faktor yang memberikan sumbangsih dalam terhambatnya masa depan pokja untuk jadi hima. dan entah bagaimana, aku bisa ada di 3 event emergency untuk masa depan pokja ini. terus terang, ini tantangan berat. ini jauh lebih dalam tekanan. karena beragam kondisi yang sangat tidak memungkinkan, sangat tidak kondusif dan beragam jenis orang yang harus dihadapi dan dikondisikan tepat untuk kondisi ini, jadi jangan salah kalau selama MEI 2011, kalian akan mendapatkan wajah sansan kerut merut, dan bahkan jutek sadis malas ngomong. susah untuk dideskripsikan perasaan hati ini seperti apa. kadang kecewa sampai ngak bisa ngomong, kadang kesel sampe memuncak, dan bahkan kecewa, emosi, tapi bisa apa? cuma bisa bersyukur, Tuhan kasih kesempatan untuk merasakan, setidaknya aku tahu, kalo aku masih hidup. 

begitu banyak perubahan. begitu heboh nya aku berubah se drastis itu. aku akui, ada waktu dimana aku drop dan jatuh, dimana aku benar-benar mengeluh, dan ingin lari. tapi sungguh, aku tidak pernah sungguh-sungguh lari dan meninggalkan ini semua. tidak, aku tidak pernah. aku survive dengan tekanan ini, meski fisik lelah dan sakit, aku selalu ingat komitmen yang telah aku bangun, dan janji ku untuk selalu totalitas. aku ikhlas ketika harus memendam semua kecewa, emosi dan ketidak terima an ku dalam hati, tidak pernah sekalipun aku berusaha untuk frontal, dan menyakiti siapapun, aku hanya ingin sekuat tenaga bertahan dengan kekuatanku dan tetap memberikan segala yang terbaik, yang mampu ku berikan. 
sudah sejak lama aku merubah cara pandang ku, dari yang orientasi manusia, sampai ke orientasi Tuhan. silahkan saja semua manusia berkumpul, menghina, mencela dan tidak menghargai kerja ku, aku tidak peduli, karena seburuk-buruknya kerja ku, aku tahu bahwa Tuhan menghargainya dengan apresiasi tersendiri. biarkan Tuhan saja yang menilai, yang mengetahui, dan yang menghargai kerjaku. biar Tuhan saja yang tahu komitmen ku. biar Tuhan saja yang pegang janji ku, dan biar Tuhan saja yang hargai aku.

aku akan selalu berkomitmen, dan bertotalitas. berusaha untuk seprofesional mungkin menghadapi semua tekanan yang ada, dan menghadang. karena aku tahu, Tuhan beserta ku, dan sekalipun aku jatuh, aku lemah, hanya Tuhan satu, yang mampu mengangkat ku kembali, mungkin lewat kuasa Nya, melalui tangan Nya, atau lewat orang-orang yang tidak henti mendukung dan selalu ada buat aku. 

Wednesday, 4 May 2011

Felix's Birthday Surprise.

akhirnya. setelah countdown berhari-hari, tiba juga hari itu. 3 Mei 2011. haha.
prepare yang terbilang panjan tapi rapi ini, akhirnya menuai hasil bahagia. sekaligus menepis semua bayangan negatif yang sempat terbayangkan akan terjadi.
3 Mei 2011. kami serempak bangun lebih pagi dan dengan asumsi jam 6 sudah tiba di kost ko Felix, SWK 8 E6 kamar B6. Meski sempat molor sedikit dari jadwal, tapi jam 6 pagi itu juga, dengan menerjang hawa dingin pagi hari, aku, eric, cris dan ce sonia berjalan menyusuri padang pasir depan menuju padang pasir belakang atau kompleks kost ko Felix. dengan bawaan seabrek, kita positif thinking aja kalau bakal disambut. setelah sampai dengan keringat meleleh di sana sini, dan tanya-tanya sama bapak kos nya, kita cucuk lilin diatas kue, tuang misua ke mangkok, dan berangkat naik ke lantai 2. setelah cris ketok-ketok kamar dengan semangat tinggi dan gak dibuka, kita udah mulai hopeless. tapi, tau-tau pintu njeblak ke belakang dan keluarlah the Birthday Boy, ko Felix. hoho. dengan muka bantal dan rambut berantakan dia salah tingkah banget. maju mundur, keluar masuk kamar, haha. tapi akhirnya setelah sisir sisir rambut dan sudah feel okay, dia keluar. akhirnya adegan tiup lilin. terus, potong kue yang kelihatan bujuk nya. setelah itu ada adegan penyerahan misua dan terakhir penyerahan kado.
selesai lah sudah. sebuah surprise party yang tercetus satu minggu setelah kembali dari Hongkong. selesai lah sudah. sebuah surprise party yang dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. selesai lah sudah.

beragam. berjuta. banyak rasa yang terasa. dari bahagia. dari terharu. dan capek.
bahagia, kado nya diterima. dan kelihatannya dia suka.
terharu, karena dia bilang scrapbook nya bagus. terbayar sudah semua ke nekat an dan kegilaan ku.
capek, karena memang menyisakan banyak capek.
sudah ngak bisa ngomong apa-apa lagi. senang kok. setidaknya semua negative thinking kita gak ada yang terbukti. dan, Thank's GOD for make all of my plans run as well as I planned.

Refleksi dari persiapan dan acara ultah Ko Felix.
1. Tambah berani mengambil keputusan dan yakin dengan semua plan yang ada, tanpa plan cadangan.
2. Belajar setia sama komitmen, meski ditengah-tengah pembuatan buku sempat kesel dan mau ngamuk aja. 
3. Kembali belajar buat sabar dan menerima apa adanya. 

and the last. Happy Burfday ko flix. all wishes nya udah ada dimana-mana. haha.
Friend Forever :)